Resep Sambal Bejek Khas Bali


Resep Sambal Bejek Khas Bali - Honje, pernahkah anda mendengar kata ini? Mungkin banyak orang yang masih asing dengan hoje, dan mungkin anda adalah salah satunya.


Sumber: dream.co.id

Well, banyak juga orang bertanya-tanya, apa itu honje? Sejenis tumbuhan? Yup, honje memang merupakan sejenis tumbuhan rempah yang banyak ditemukan dan digunakan sebagai bumbu maupun bahan makanan di Indonesia. Namun kebanyakan orang Indonesia tidak mengenal tanaman ini dengan nama honje, melainkan kecombrang.

Nah kalau kecombrang mungkin anda sudah pernah mendengar, walaupun tidak semua orang pernah mencicipi kecombrang. Biasanya hanya orang sunda lah yang menyebut tanaman ini dengan nama honje. Selain honje, kecombrang memang dikenal dengan banyak nama tergantung wilayah kecombrang tumbuh. Kecombrang atau honje yang memiliki nama ilmiah Etlingera elatior ini memiliki beberapa nama tergantung dimana ia ditemukan. Di Medan, nama tanaman ini adalah kincung. Sedangkan di Minangkabaau, nama ini berubah jadi kincuang atau sambuang, serta di Malaya nama ini menjadi siantan. Orang-orang Thailand menyebut tanaman ini sebagai daalaa dan orang Bali sendiri mengenalnya dengan nama kecicang sedangkan batang mudanya disebut bongkot.

Biasanya kecombrang digunakan sebagai bahan sayur atau berbagai masakan lain. Sekilas tanaman ini terlihat seperti jahe, namun kecombrang sangat berbeda dengan jahe. Nah jika anda tertarik untuk mengolah kecombrang jadi berbagai masakan, sebelum membeli, anda perlu tahu nih kalau kecombrang terdiri dari 2 jenis, satu yang berbentuk kuncup satu lagi memiliki bentuk seperti bunga. Nah lalu sebaiknya mana yang kita pilih? Lalu bagaimana sih cara memilih kecombrang yang benar? Yuk cari tahu dibawah ini!

Cara Memilih Kecombrang Yang Benar

Sumber: bibitbunga.com

1. Kecombrang berbentuk batang kuncup biasanya memiliki aroma yang kurang tajam. Sekilas bumbu yang disebut honje ini memiliki aroma mirip dengan jahe dan lemon namun dengan aroma yang tidak terlalu tajam.

2.  Sedangkan jika anda ingin masakan anda memiliki aroma dan rasa yang kuat, anda bisa mencoba menggunakan kecombrang yang berbentuk bunga. Karena jenis inilah yang memiliki aroma yang cukup kuat. 

3. Kecombrang berbentuk batang kuncup biasanya digunakan untuk berbagai masakan tumisan. Sedangkan kecombrang yang berbentuk bunga biasanya diolah menjadi berbagai masakan seperti gulai, kari, seafood dan makanan berkuah lainnya.

4. Apa pun jenis kecombrang yang anda pilih, pilihlah yang segar karena sayuran atau apa pun yang segar memiliki kualitas terbaik.
Nah mudah bukan cara memilih kecombrang yang benar? Seperti yang disebutkan diatas, setiap jenis kecombrang dibuat menjadi beragam masakan yang berbeda. Namun jika anda bosan dengan olaha kecombrang yang biasa anda buat, anda bisa mencoba Resep Sambal Bejek dan berikut ini resepnya!


Resep Sambal Bejek Khas Bali


Bahan-bahan:
60 gram bunga kecombrang/kicung, iris halus
12 buah cabai merah keriting, iris halus
4 butir bawang merah, cincang kasar
7 siung bawang putih, iris halusResep Sambal Bejek Khas Bali
2 lembar daun jeruk, iris halus
2 sdm air jeruk nipis, iris halus
2 sdt terasi, sangrai/bakar
1 sdt garam halus
1 sdt gula pasir
1/4 sdt vetsin

Cara membuat:
1. Campur irisan cabai, bawang, bunga kecombrang, air jeruk nipis, dan bahan lainnya. Aduk rata.
2. Tuang resep sambal bejek ke wadah, sajikan sebagai pelengkap.
Bagi anda yang bingung ingin menyajikan Resep Sambal Bejek Khas Bali ini dengan menu apa, anda bisa menyajikan sambal ini dengan menu ikan bakar. Jangan lupa lalapan dan juga nasi hangat. Selamat mencoba!
Dapatkan voucher atau Bitcoin gratis dengan mendaftarkan diri Anda di ►►►Sini

==================================================================================
Jangan lupa untuk like resep kali ini dan like Facebook Fanspage kami serta Follow twitter kami yaa! (っ^▿^)っ




Resep Sambal Bejek Khas Bali | saya lia | 5
loading...

Terimakasih telah berkunjung di Resep Sambal Bejek Khas Bali

Mendapat rating 4.5 Dari 10 ulasan Total time: 1 hour 30 min

saya lia

loading...

0 komentar:

Posting Komentar